Dinas Pendidikan Provinsi NTT Target 100 Persen UNBK Tahun 2019

Kupang, DISDIK.NTTPROV.GO.ID – Pelaksanaan Ujian Nasional 2018 telah berjalan, aman dan terkendali. Tak berarti tak ada masalah berarti namun berkat kesigapan semua pihak atau stakeholder, segala persoalan yang terjadi di lapangan dapat teratasi.

Ujian Nasional tahun ini masih menggunakan dua metode yakni Ujian Nasional Pensil Kertas (UNPK) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). UNBK dinilai memiliki keunggulan daripada sistem UN konvensional yang menggunakan pensil dan kertas. Salah satu aspek positif UNBK dinilai lebih efektif untuk mengukur mutu pendidikan yang meliputi membentuk perilaku jujur siswa, hasilnya menggambarkan kemampuan siswa yang sesungguhnya dan dasar pemetaan mutu pendidikan lebih efektif.

Sementara UNPK dinilai menelan biaya operasional yang sangat besar mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga pasca ujian. Salah satu yang dikhawatirkan adalah soal rawan bocor dan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Karena itu UNBK dinilai memiliki dampak positif dari banyak aspek seperti penghematan biaya, tenaga, waktu serta obyektifitas hasil.

Secara nasional pelaksanaan UNBK dilaksanakan sejak tahun 2015. Untuk jenjang  SMP yang melaksanakan UNBK 42 sekolah (2015), 984 sekolah (2016), 11119 sekolah (2017) dan sebanyak 36119 sekolah pada tahun 2018. Sedangkan SMA yang melaksanakan UNBK pada tahun 2015 sebanyak 135 sekolah, lalu meningkat pada tahun 2016 sebanyak 1298 sekolah, 9661 sekolah (2017) dan 18423 sekolah pada tahun 2018. Sementara SMK yang melaksanakan UNBK 379 sekolah (2015), 2100 sekolah (2016), 9832 sekolah (2017) dan sebanyak 12585 sekolah pada tahun 2018.

Pelaksanaan UNBK di Nusa Tenggara Timur mengalami perkembangan positif. Dimana dari tahun ke tahun jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK terus bertambah signifikan. Untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur, pelaksanaan UNBK baru dapat berjalan pada tahun 2016 atau setahun kemudian UNBK dicanangkan dan dilaksanakan secara nasional.

Untuk jenjang  SMP,  UNBK baru dapat dilaksanakan pada tahun 2017 sebanyak 8 sekolah, kemudian mengalami peningkatan tahun berikutnya sebanyak 120 sekolah. Sedangkan SMA yang melaksanakan UNBK pada tahun 2016 sebanyak 8 sekolah, lalu meningkat pada tahun 2017 sebanyak 56 sekolah,  dan 193 sekolah pada tahun 2018. Sementara SMK yang melaksanakan UNBK 24 sekolah (2016), 53 sekolah (2017), dan 120 sekolah (2017). Dari data yang ada ini, maka disimpulkan untuk semua jenjang pendidikan sekolah yang melaksanakan UNBK hingga tahun 2018 sebanyak 451 sekolah atau 2072 sekolah yang masih melaksankan UNPK.

Pada Rapat Evaluasi Pelaksanaan UNBK dan UNKP Tahun 2018 bersama Komisi V yang membidangi pendidikan (Selasa, 17/04/2018), Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Johanna E. Lisapaly menargetkan pada tahun 2019 semua sekolah   melaksanakan UNBK. Karena itu, ia memohon dukungan Komisi V melalui politik anggaran seperti tahun-tahun sebelumnya dimana pada tahun 2017 Pemerintah Provinsi NTT memberikan bantuan komputer kepada 87 sekolah dan 59 sekolah pada tahun 2018, maka diharapkan alokasi anggaran ditambah untuk menyukseskan pelaksanaan UNBK pada tahun 2019.

0
Tag:
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dinas Pendidikan Provinsi NTT Target 100 Persen UNBK Tahun 2019"