Sejarah Singkat

Provinsi Nusa Tenggara Timur dibentuk pada tanggal 2 Desember 1958 berdasarkan Undang-undang No. 64 Tahun 1958. Seiring dengan pembentukan Provinsi Nusa Tenggara Timur maka dibentuk pula Perwakilan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk membantu tugas Gubernur dalam bidang pendidikan.

Sektor pendidikan merupakan salah satu sektor vital dalam pembangunan. Peningkatan mutu pendidikan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan anak bangsa.  Pengelolaan Pendidikan dan Kebudayaan di daerah ini bagaimanapun juga tidak luput dari pengaruh faktor-faktor geografis iklim dan kondisi lingkungan, keadaan penduduk, keadaan sosial dan budaya.

Sejak tahun 1958 instansi ini telah beberapa kali berganti pimpinan. Sejak 28 April 1971 di pimpin oleh N. D. Dillak, BA dan berakhir pada tahun 1974 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 8 Juli 1974 No. 109a./P/1974. Kemudian N. D. Dillak, BA diganti oleh Drs. Titus Uly. Pada 1976 melalui Surat Keputusan Menteri P dan K RI. No. 012/C/1976 tanggal 27 Maret 1976 berakhirlah masa jabatan Drs. Titus Ully yang digantikan oleh Markus Pigawahi, Msc.

Untuk mencapai perubahan dan peningkatan mutu pendidikan tidaklah mudah bagi para pimpinan terdahulu. Namun tak berarti mereka tak melakukan perubahan apapun. Sejak 1976 perubahan-perubahan positif dan kemajuan semakin mulai terasa disegala bidang dan merupakan titik terang dan harapan menuju kepada masa depan yang lebih baik bagi keberhasilan pembangunan pendidikan di NTT ini.

Pada tahun 1984 kembali instansi ini berganti pimpinan yaitu oleh Drs. Soewono menggantikan Markus Pigawahi yang memimpin selama tujuh tahun. Dan sejak itu telah beberapa kali berganti pimpinan sampai sekarang yang dipimpin oleh Ir. Thobias Uly, M.Si yang menggantikan Drs. Johanis Manulangga, M.Ed pada tahun 2006. Kemudian pada tahun 2011 terjadi pergantian kepala Dinas dari Bapak Ir Thobias Uly, M.Si di ganti oleh bapak Drs. Klemens Meba, MM dan pada tahun   2014 digantikan oleh Drs. Sinun Petrus Manuk, tahun 2017 Drs. Sinun Petrus Manuk diganti oleh Johanna E. Lisapaly, SH, M.Si.